PCC adalah metode load balancing yang menggunakan klasifikasi berdasarkan koneksi individual (per connection) untuk memutuskan jalur mana yang akan digunakan untuk setiap koneksi yang masuk. Setiap koneksi akan dianalisis secara terpisah, dan keputusan pengalihan koneksi akan diambil berdasarkan kriteria tertentu, seperti alamat sumber, alamat tujuan, atau port yang digunakan.
Dalam praktiknya, PCC dapat diimplementasikan dengan menggunakan algoritma hash yang mengevaluasi atribut-atribut koneksi, seperti alamat IP atau port, untuk memutuskan jalur yang akan digunakan. Proses ini memastikan bahwa koneksi-koneksi yang terkait dengan satu entitas (misalnya, satu sesi pengguna) akan selalu diteruskan melalui jalur yang sama, sehingga menghindari masalah kehilangan paket atau ketidakurutan data.
Akan tetapi ketika kita menerapkan load balance PCC ini kadang kita mengalami masalah dengan koneksi VPN. Contoh kasusnya seperti topologi dibawah ini
Untuk kasus di atas kita akan menghubungkan kantor A dan B dengan menggunakan VPN.Akan tetapu kantor A menggunakan 2 koneksi dan sudah di konfigurasi load balance PCC. Nah untuk yang kantor B menjadi VPN servernya,untuk konfigurasi load balance PCC di kantor A bisa cek di video di youtube kami disini : https://youtu.be/EnjGvhPTt70
Jadi pada artikel kali ini kita akan fokuskan untuk optimasi pada interkoneksi pada koneksi VPN. Setelah selesai melakukan konfigurasi PCC di router kantor A dan berjalan kita lanjut untuk konfigurasi bypass vpnnya.
step pertama kita tentukan isp yang paling stabil sebagai route ke vpn servernya, setelah ditentukan kita masukkan ke dalam route